Senin, 08 Mei 2017

PINDAH KE BEKASI

Hari kamis, 6 April ada undangan dari biro kepegawaian Naker untuk mengikuti sumpah jabatan di kantor. dag dig dug rasanya hari itu apalagi banyak isu yang berhrmbus terkait pemindahan calon instruktur baru ke beberapa daerah. Maklum, saya termasuk calon instruktur baru, deg-degan lah hari itu. Setelah gladi bersih tiba-tiba ada WA masuk dari PLT Kabid kepegawaian ke WA salah satu dari kami yang isinya berupa pemberitahuan jika nama-nama yang terlampir di WA silakan berkumpul di ruang 23 jam 10 setelah selesai sumpah jabatan.
Khusyak-khusukpun segera berhembus dan berbagai macam asumsi kami utarakan satu sama lain. Jeng-jeng, hingga tibalah saat yang ditunggu dan benar 13 orang dari 19 calon instruktur baru dipindahtugaskan termasuk saya. Sebenernya saya sudah menyiapkan mental untuk dipindah hanya saja ini di luar dugaan. Saya mengira akan dipindah ke Semarang tetapi ternyata dipindahnya ke Bekasi wkwkwkwkw.
Hari itu saya lagi baper banget. Saat disumpah kata-kata tak bisa keluar dari mulut saya, sesak dan hanya sampai di kerongkongan. Air mata tak bisa dibendung. Ditambah pengumuman soal mutasi menambah sesak dada saya. Begitu masuk ke ruang kejuruan saya benar-benar tak bisa membendung air mata saya. Tumpah setumpah-tumpahnya.
Bandung adalah kota impian sejak dulu, sejak saya berumur 13 tahun. Bahagia sekali rasanya bisa tinggal di kota yang kita inginkan. Tapi kenyataan harus berkata lain, saya harus pindah ke Bekasi. Kota yang tak terbayangkan sebelumnya. Sedih pasti tapi ya harus dihadapi dan dijalani. Bahwa memang benar, hidup ini bukan hanya tentang menggenggam erat namun juga tentang melepaskan.

See you Bandung, haturnuhun untuk segalanya :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PINDAH KE BEKASI

Hari kamis, 6 April ada undangan dari biro kepegawaian Naker untuk mengikuti sumpah jabatan di kantor. dag dig dug rasanya hari itu apalagi...