Kamis, 18 Agustus 2016

Kali ini aku tak ingin menerawang jauh. Aku ingin lebih dekat dengan hal-hal di sekitarku. Menikmati indah dan segarnya suasana pagi hari. Memandangi rerumputan dan tanam-tanaman yang bergoyang ketika tertera angin. Terpukau oleh birunya langit dan hal-hal di sekitar kita lainnya yang sering kita lupakan.

Benar adanya bahwa kita sering sibuk memikirkan atau menebak-nebak masa depan sampai lupa menikmati hari ini.

Selamat pagi! Akhir-akhir ini Bandung dingin sekali :D

Kamis, 21 Juli 2016

SAKIT DI TANAH RANTAU

H-1 balik ke Bandung saya sakit. Badan rasanya dingin tetapi suhu tubuh tinggi. Sempat takut tidak bisa balik Bandung karena sakit. Setelah minum paracetamol saya merasa baikan dan akhirnya saya memutuskan untuk tetap kembali ke Bandung. Hari pertama di Bandung masih baik-baik saja namun badan belum sepenuhnya nyaman rasanya. Akhirnya hari kedua saya pergi ke klinik untuk periksa. Sampai di klinik diperiksa dokter dan diberi obat.

Malam harinya saya demam tinggi dan menggigil sampai saya tidak bisa tidur. Keesokan harinya sayapun memberitahu panitia diklat terkait kondisi saya. Akhirnya diputuskan saya dibawa ke rumah sakit. Saya langsung dibawa ke IGD, diperiksa tekanan darah, suhu tubuh, dan juga darah. Setelah menunggu kurang lebih satu jam hasil laboratorium  menunjukkan saya terkena demam berdarah dan saya harus dirawat. 

Saya berusaha untuk tetap tenang dan tidak panik. Setelah itu saya dibawa ke kamar perawatan. Duh rasanya di rumah sakit pasti tidak enak apalagi jauh dari keluarga. Saya memutuskan untuk tidak memberitahu ibu agar tidak panik dan repot. Saya cuma memberitahu tante dan keluarga yang ada di grup WA saja, ibu akan diberitahu skalau saya sudah sembuh. Lagian saya bukan anak kecil lagi dan di rumah sakit banyak suster. Alhamdulillah selama di RS demam hanya saya  alami saat hari pertama opname. Hari kedua opname dan seterusnya demamnya berangsur turun namun trombosit setiap harinya turun sampai hari ketiga. Hari keempat trombosit sudah mulai naik dan saya diperbolehkan pulang.

Meski sudah pulang saya diminta bedrest 3 hari. Saya bersyukur sekali punya teman-teman yang baik dan perhatian. Mereka bergantian jengukin saya bahkan teman sekamar saya di asrama rela menyucikan baju kotor saya. Sebenarnya ada fasilitas laundry di asrama namun kurang bagus pelayanannya karena sering tertukar bajunya dengan baju yang lain.

Alhamdulillah kemarin (20/7/2016) saat cek darah trombositnya sudah normal. Buat teman-teman semua, pandai-pandailah menjaga kesehatan. Nikmat yang sering kita lupakan adalah nikmat sehat. Kalau badan sehat mau ibadah rasanya nikmat, mau beraktifitas yang lain juga nyaman. Semoga sakit yang saya rasakan dapat menjadi penggugur dosa-dosa, aamiin. Semoga ujian sakit ini juga mampu membuat diri untuk lebih mensyukuri nikmat sehat yang selama ini diberi. Aamiin

Selasa, 21 Juni 2016

Separuh Ramadhan

Subuh tadi berkabut, hawa dingin menyergap tubuh. Kulihat langit masih berhiaskan rembulan yang wujudnya masih utuh, bulat penuh. Ini adalah pertanda bahwa kita telah berada di pertengahan bulan. Separuh ramadhan telah kita lalui. Masih ada separuh lagi yang tersisa

Bagaimana dengan puasa kita?
Shalat kita?
Qiyamul lail?
Taraweh?
Tilawah Al Qur'an?
Hafalan?
Sedekah?
Tadabbur?
dan amalan-amalan yang lainnya?

Semoga kita selamat sampai finish. Semoga kita mampu memanfaatkan waktu yang tersisa ini dengan sebaik-baiknya. Semoga kita juga mendapatkan malam kemuliaan, malam lailatul qadar yang kemuliaannya seperti kita beribadah selama 1000 bulan.

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku)